Rombonganyang akan disebar ke berbagai perguruan tinggi dan pondok pesantren se-Indonesia itu didampingi ulama kondang Ustaz Adi Hidayat dan perwakilan Kedutaan Besar Mesir. "Al-Azhar ini membawa misi menyebarkan Islam wasathiyah atau Islam moderat. Ini relevan dengan apa yang diperjuangkan Pak Zul dengan konsep Islam Tengah.
WAJO- Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengumpulkan para pimpinan pondok pesantren (ponpes) dan tahfiz di Rumah Jabatan Pesanggrahan, Kota Sengkang, Rabu pagi (16/3/2022). Pertemuan yang dikemas dengan sarapan ini merupakan agenda silaturahmi jelang Hari Jadi Wajo (HJW) ke-623 pada 29 Maret nanti. -align: justify;">Amran Mahmud didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah
Lebihjauh, presiden menjelaskan bahwa UU Cipta Kerja tidak mengatur perizinan pendidikan secara umum, apalagi pendidikan di Pondok Pesantren. "Itu tidak diatur sama sekali dalam undang-undang Cipta kerja ini dan aturannya yang selama ini ada tetap berlaku," tuturnya.
UstadzAdi Hidayat (UAH) melalui Yayasan Ma'had Islam Rafiah Akhyar akan membangun pondok pesantren di kawasan tanah kelahirannya, Banten, untuk memberikan sistem pendidikan Islam di Indonesia untuk para calon penghafal (huffaz) Al-Quran. Pesantren yang akan dibangun Ustadz Adi Hidayat diberi nama Pesantren Ma'had Islam Rafiah Akhyar (MIRA).
Ayahbeliau meninggal persis saat Adi Hidayat masuk pesantren pada umur beliau ke-13. Ibunya membesarkan dan berjuang untuk pendidikan anak-anaknya dengan supaya menjadi seseorang yang bermanfaat. Pondok Pesantren yang memadukan pendidikan Agama dan umum secara berimbang serta banyak menelurkan alumni-alumni yang berkiprah di tingkat
UstazAdi Hidayat namanya. Ia dilahirkan di Pandeglang, Banten pada 11 September 1984 dari pasangan Warso Supena dan Hj. Ia mula-mula mengkhidmatkan ilmunya di Pondok Pesantren Al Quran al-Hikmah Lebak Bulus. Dua tahun setelahnya hijrah ke Bekasi dan mendirikan lembaga yang bergerak pada bidang studi Islam dan pengembangan dakwah, Quantum
BeranjakSMP hingga SMA, Ustadz Adi Hidayat menempuh pendidikannya di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut. Dari prestasi agama dan lomba Qur'an, ia mendapat banyak mendapatkan penghargaan dari tingkat pesantren hingga provinsi. Isi tampilkan Kuliah di UIN Syarif Hidayatullah dan Libya. Pada tahun 2003, ia mendapat jalur PMDK dari
4LvDNi. Essalatu khayrun mina ennawm
ULAMA intelektual Indonesia, Adi Hidayat, berada di Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir. Selain menjadi pembicara pada Muktamar Tahunan masyarakat Muslim Indonesia di Amerima IMSA di Boston yang berlangsung antara 23-27 Desember, juga menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa kota lainnya. Salah satunya adalah mengunjungi Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani Connecticut USA. Kehadiran Adi Hidayat langsung dibersamai oleh Presiden Nusantara Foundation dan pendiri Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani Imam Shamsi Ali, Pembina pesantren Muthahhir Arif dan Board Nusantara Muhammad Taha Jaja. Adi Hidayat nampak bersemangat menjelajahi lokasi pembangunan pondok pesantren seluas hektar itu. Berjalan melihat gedung-gedung tua yang telah direnovasi, sarana olah raga, hingga berjalan melihat danau kecil di bagian belakang pesantren. “Masya Allah ini potensi yang sangat luar biasa. Kalau bisa dirincikan keperluannya dan mana fasilitas yang akan didahulukan untuk dibangun," kata Adi Hidayat ke Imam Shamsi Ali. Percakapan yang berlangsung sambil berjalan menelusuri lokasi pesantren itu terus terjadi. “Ada tiga kebutuhan mendasar untuk memulai kegiatan rutin pesantren Ustadz. Masjid, gedung sekolah dan gedung asrama," jelas Imam Shamsi Ali. “Tapi keperluan awal adalah membangun masjidnya” tambahnya. Baca juga PPI TMU Taipei Gelar Indonesia Cultural Festival Promosikan Budaya Nusantara Di penghujung lokasi yang berbatasan dengan perumahan lansia housing for senior citizen di bagian utara pesantren, rombongan berhenti sejenak melihat keindahan alam lokasi pesantren. Termasuk melihat tanah tambahan seluas hektar yang baru saja dibeli oleh Nusantara Foundation. “Mohon disampaikan ke saya proposal rinciannya Ustadz. Nanti kite sinergikan. Saya yakin kita bisa menopang mempercepat pembangunannya," kata Adi Hidayat. Rombongan kemudian melaksanakan sholat Zhuhur berjamaah, dilanjutkan dengan tausiah singkat dan doa oleh Adi Hidayat. “Setiap rencana baik jika dilakukan dengan niat baik dan dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti Allah akan tolong," pesan Adi Hidayat Presiden Nusantara dan Pendiri Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani Imam Shamsi Ali menyampaikan apresiasi dan kebahagiaan atas kunjungan Adi Hidayat. “Kunjungan ini bukan biasa. Tapi sebuah keberkahan dan karunia Allah untuk kami di Pesantren Nur Inka Nusantara Madani," katanya. RO/OL-7
pondok pesantren adi hidayat