Jika surat yasin dibaca waktu pagi maka Allah akan melindunginya sampai waktu sore. 3. Jika surat yasin dibaca waktu malam maka Allah akan melindunginya sampai waktu pagi. 4. Jika dalam ketakutan akan hilang perasaan takut. 5. Rasulullah s.a.w bersabda, "Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai hati dan hati Al-Quran itu ialah Yassin. AlQur'an Surat Al-Waqiah - Surat Al Waaqi'ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa. Dinamai dengan Al Waaqi'ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi'ah yang terdapat pada ayat pertama Sahabat cetakyasin, kita sudah sampai pada akhir artikel tentang Download Buku Yasin Word, semoga bermanfaat. Untuk Info Pemesanan Buku Yasin, Silahkan Hubungi Cetakyasin.id di 085325728727 atau klik link disini. Download Buku Yasin Word .doc Dokumen Bisa Diedit Menggunakan Microsoft Word, Bisa Langsung Di Print, Editable Dan Printable SURATAL WAQIAH ARAB LATIN DAN TERJEMAHAN HOW TO; SURAT AL WAQIAH ARAB LATIN DAN TERJEMAHAN PDF; Therefore, in order to keep our faith and be protected from paganism, we should read Al-Waqi'ah surah with an open heart so that we can remember death and improve ourselves before the death comes. " (This hadith is self-directed by Turmudzi and this hadith is ghorib hadith) (read: Importance of Downloadsurat al waqiah arab latin dan artinya. Surat al waqiah arab latin dan terjemahannya pdf. By Rijal Habibulloh 04.47 Document on Electricity- This time the administrator published an electrical document, see below. Keutamaansurat al kahfi, ar rahman, al waqiah, al mulk, yasiin. Surat al mulk latin, terjemahan dan keutamaannya. Kisah Imam AlJazuli yang Jasadnya Utuh Berkat Shalawat . Manfaat Membaca Surat Al Waqiah Setelah Sholat Dhuha . Surat Yasin Waqiah Al Mulk Ar Rahman Yasin Al Waqiah Al . Surat Yasin Surat Yasin Dan Terjemah 1 0 0 Download For tilawat, Surah and Para are available in audio / mp3 and pdf. Search . Home (current) Intro Intentions About Sirat Ul Jinan 19 Features of Sirat Ul Jinan Year of publication Introduction by the author Muqadma. Home ≫ Surah Al Waqiah Listen and Download Option . Qari . PDF. Audio. CXBS. January 17, 2018 Surat al waqiah doc - Setelah sebelumnya kami bagikan surat ini dalam berbagai format yaitu pdf dan lainnya, maka di halaman ini kami akan bagikan surat ini dalam format doc bagi anda yang sedang membutuhkannya. Catatan Jika anda ingin membaca surat ini seluruhnya, anda dapat membacanya melalui link berikut Baca juga surat al waqiah latin dan arab. Download Surat Al Waqiah Doc Cara mendownloadnya mudah saja, anda tinggal copy link dibawah ini lalu paste di peramban atau browser yang sedang anda gunakan, lalu Cerita Didalam Surat Al Waqiah Ini bukan cerita tentang zaman dahulu, bukan juga cerita tentang zaman sekarang, ini adalah cerita tentang waktu yang akan pasti datang. Ini adalah cerita tentang suatu tempat yang tidak akan ditemukan dalam peta, karena tempat ini tidak ada di bumi. Tempat ini bernama Surga dan Neraka. Ketika tiba saat dimana banyak orang yang tidak percaya, dimana saat itu gunung hancur beterbangan seperti debu, dan bumi bergoncang keras entah berapa ratus skala richter. Saat kiamat itulah bumi dan penghuninya tinggal sejarah. Tapi itu bukan akhir cerita, karena ada episode selanjutnya yang ceritanya tergantung bagaimana hidup kita di dunia. Apakah akan ke Neraka yang setiap harinya dipenuhi siksaan? Dimana minumannya bergolak saking panasnya dan tidak ada pemandangan indah karena sekelilingnya hanya asap hitam? Ataukah ke Surga yang tempat duduknya saja terbuat dari Emas dan minumannya mengalir? Buah-buahan selalu tersedia dan dagingnya empuk dan enak? Selalu ditemani Bidadari-bidadari yang tetap dara? Terimakasih telah membaca al quran di situs kami semoga apa yang anda baca menjadi amal baik bagi anda dan juga bagi admin, Aamiin. 1. idzaa waqo’atl waaqi’ah2. laysali waqo’athaa kaadziba3. khoofdhoun raaf’a4. idzaa rujjatl-ardhu rojjaa5. wabussatl jibaalu bassaa6. akaana habaa-am munbassaa7. wakunum azwaajan salaasa8. a-ash-haabul maymanat maa ash-haabul maymanah9. wa-ash-haabul masy-amat maa ash-haabul masy-amah10. wassaabiquunas saabiquun11. ulaa-ikal muqarrobuun12. fi jannaatn na’iim13. sullaun minal-awwaliin14. waqoliilun minal-aakhiriinaa15. alaa sururin mawdhuuna16. muaki-iina alayhaa muaqoobiliin17. yahuuu alayhim wildaanun mukholladuun18. bi-akwaabin wa-abaariiqo wakaasin min ma’iin19. laa yushodda’uuna anhaa walaa yunnziuun20. waaakihatn mimmaa yaakhoyyaruun21. walahmi hoyrin mimmaa yasyahuun22. wahuurun iin23. ka-amsaalil luu' luil maknuun24. jazaa-an bimaa kaanuu ya’maluun25. laa yasma’uuna fihaa laghwan walaa aa siimaa Type PDF Date December 2021 Size Author ARDIANFARISI This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA DOWNLOAD as PDF DOWNLOAD as DOCX DOWNLOAD as PPTX This is a non-profit website to share the knowledge. To maintain this website, we need your help. A small donation will help us alot. اِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُۙ Iżā waqaatil-wāqiahtu. Apabila terjadi hari Kiamat yang pasti terjadi, لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ ۘ Laisa liwaqatihā kāżibahtun. tidak ada seorang pun yang dapat mendustakan terjadinya. خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ Khāfiḍatur rāfiahtun. Kejadian itu merendahkan satu golongan dan meninggikan golongan yang lain. اِذَا رُجَّتِ الْاَرْضُ رَجًّاۙ Iżā rujjatil-arḍu rajjān. Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ Wa bussatil-jibālu bassān. dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya, فَكَانَتْ هَبَاۤءً مُّنْۢبَثًّاۙ Fa kānat habā'am mumbaṡṡān. jadilah ia debu yang beterbangan. وَّكُنْتُمْ اَزْوَاجًا ثَلٰثَةً ۗ Wa kuntum azwājan ṡalāṡahtan. Kamu menjadi tiga golongan, فَاَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ ۗ Fa aṣḥābul-maimanahti, mā aṣḥābul-maimanahti. yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu وَاَصْحٰبُ الْمَشْـَٔمَةِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْمَشْـَٔمَةِ ۗ Wa aṣḥābul-masy'amahti, mā aṣḥābul-masy'amahti. dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu. وَالسّٰبِقُوْنَ السّٰبِقُوْنَۙ Was-sābiqūnas-sābiqūna. Selain itu, golongan ketiga adalah orang-orang yang paling dahulu beriman. Merekalah yang paling dahulu masuk surga. اُولٰۤىِٕكَ الْمُقَرَّبُوْنَۚ Ulā'ikal-muqarrabūna. Mereka itulah orang-orang yang didekatkan kepada Allah. فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ Fī jannātin-naīmi. Mereka berada dalam surga yang penuh kenikmatan. ثُلَّةٌ مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ Ṡullatum minal-awwalīna. Mereka adalah segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu وَقَلِيْلٌ مِّنَ الْاٰخِرِيْنَۗ Wa qalīlum minal-ākhirīna. dan sedikit dari orang-orang yang datang kemudian. عَلٰى سُرُرٍ مَّوْضُوْنَةٍۙ Alā sururim mauḍūnahtin. Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertatahkan emas dan permata مُّتَّكِـِٕيْنَ عَلَيْهَا مُتَقٰبِلِيْنَ Muttaki'īna alaihā mutaqābilīna. seraya bersandar di atasnya saling berhadapan. يَطُوْفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُوْنَۙ Yaṭūfu alaihim wildānum mukhalladūna. Mereka dikelilingi oleh anak-anak yang selalu muda بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَۙ وَكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۙ Bi'akwābiw wa abārīqa, wa ka'sim mim maīnin. dengan membawa gelas, kendi, dan seloki berisi minuman yang diambil dari sumber yang mengalir. لَّا يُصَدَّعُوْنَ عَنْهَا وَلَا يُنْزِفُوْنَۙ Lā yuṣaddaūna anhā wa lā yunzifūna. Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk. وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوْنَۙ Wa fākihatim mimmā yatakhayyarūna. Mereka menyuguhkan pula buah-buahan yang mereka pilih وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُوْنَۗ Wa laḥmi ṭairim mimmā yasytahūna. dan daging burung yang mereka sukai. وَحُوْرٌ عِيْنٌۙ Wa ḥūrun īnun. Ada bidadari yang bermata indah كَاَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُوْنِۚ Ka'amṡālil-lu'lu'il-maknūni. laksana mutiara yang tersimpan dengan baik جَزَاۤءًۢ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ Jazā'am bimā kānū yamalūna. sebagai balasan atas apa yang selama ini mereka kerjakan. لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا تَأْثِيْمًاۙ Lā yasmaūna fīhā lagwaw wa lā ta'ṡīmān. Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak pula percakapan yang menimbulkan dosa, اِلَّا قِيْلًا سَلٰمًا سَلٰمًا Illā qīlan salāman salāmān. kecuali yang mereka dengar hanyalah ucapan, “Salam… salam.” وَاَصْحٰبُ الْيَمِيْنِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْيَمِيْنِۗ Wa aṣḥābul-yamīni, mā aṣḥābul-yamīni. Golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu. فِيْ سِدْرٍ مَّخْضُوْدٍۙ Fī sidrim makhḍūdin. Mereka berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, وَّطَلْحٍ مَّنْضُوْدٍۙ Wa ṭalḥim manḍūdin. pohon pisang yang buahnya bersusun-susun, وَّظِلٍّ مَّمْدُوْدٍۙ Wa ẓillim mamdūdin. naungan yang terbentang luas, وَّمَاۤءٍ مَّسْكُوْبٍۙ Wa mā'im maskūbin. air yang tercurah, وَّفَاكِهَةٍ كَثِيْرَةٍۙ Wa fākihatin kaṡīrahtin. buah-buahan yang banyak لَّا مَقْطُوْعَةٍ وَّلَا مَمْنُوْعَةٍۙ Lā maqṭūatiw wa lā mamnūahtin. yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang memetiknya, وَّفُرُشٍ مَّرْفُوْعَةٍۗ Wa furusyim marfūahtin. dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk. اِنَّآ اَنْشَأْنٰهُنَّ اِنْشَاۤءًۙ Innā ansya'nāhunna insyā'ān. Sesungguhnya Kami menciptakan mereka bidadari itu secara langsung, فَجَعَلْنٰهُنَّ اَبْكَارًاۙ Fajaalnāhunna abkārān. lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan عُرُبًا اَتْرَابًاۙ Uruban atrābān. yang penuh cinta lagi sebaya umurnya, لِّاَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۗ Li'aṣḥābil-yamīni. diperuntukkan bagi golongan kanan, ثُلَّةٌ مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ Ṡullatum minal-awwalīna. yaitu segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu وَثُلَّةٌ مِّنَ الْاٰخِرِيْنَۗ ࣖ Wa ṡullatum minal-ākhirīna. dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian. وَاَصْحٰبُ الشِّمَالِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الشِّمَالِۗ Wa aṣḥābusy-syimāli, mā aṣḥābusy-syimāli. Golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu. فِيْ سَمُوْمٍ وَّحَمِيْمٍۙ Fī samūmiw wa ḥamīmin. Mereka berada dalam siksaan angin yang sangat panas, air yang mendidih, وَّظِلٍّ مِّنْ يَّحْمُوْمٍۙ Wa ẓillim miy yaḥmūmin. dan naungan asap hitam لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيْمٍ Lā bāridiw wa lā karīmin. yang tidak sejuk dan tidak menyenangkan. اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُتْرَفِيْنَۚ Innahum kānū qabla żālika mutrafīna. Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah. وَكَانُوْا يُصِرُّوْنَ عَلَى الْحِنْثِ الْعَظِيْمِۚ Wa kānū yuṣirrūna alal-ḥinṡil-aẓīmi. Mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar. وَكَانُوْا يَقُوْلُوْنَ ەۙ اَىِٕذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَۙ Wa kānū yaqūlūna, a'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa iẓāman a'innā lamabūṡūna. Mereka berkata, “Apabila kami telahmati menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali? اَوَاٰبَاۤؤُنَا الْاَوَّلُوْنَ Awa'ābā'unal-awwalūna. Apakah nenek moyang kami yang terdahulu akan dibangkitkan pula?” قُلْ اِنَّ الْاَوَّلِيْنَ وَالْاٰخِرِيْنَۙ Qul innal-awwalīna wal-ākhirīna. Katakanlah Nabi Muhammad, “Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian لَمَجْمُوْعُوْنَۙ اِلٰى مِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ Lamajmūūna, ilā mīqāti yaumim malūmin. benar-benar akan dikumpulkan pada waktu tertentu, yaitu hari yang sudah diketahui. ثُمَّ اِنَّكُمْ اَيُّهَا الضَّاۤ لُّوْنَ الْمُكَذِّبُوْنَۙ Ṡumma innakum ayyuhaḍ-ḍāllūnal-mukażżibūna. Kemudian, sesungguhnya kamu, wahai orang-orang sesat lagi pendusta, لَاٰكِلُوْنَ مِنْ شَجَرٍ مِّنْ زَقُّوْمٍۙ La'ākilūna min syajarim min zaqqūmin. pasti akan memakan pohon zaqum. فَمَالِـُٔوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۚ Fa māli'ūna minhal-buṭūna. Lalu, kamu akan memenuhi perut-perutmu dengannya. فَشٰرِبُوْنَ عَلَيْهِ مِنَ الْحَمِيْمِۚ Fasyāribūna alaihi minal-ḥamīmi. Setelah itu, untuk penawarnya zaqum kamu akan meminum air yang sangat panas. فَشٰرِبُوْنَ شُرْبَ الْهِيْمِۗ Fa syāribūna syurbal-hīmi. Maka, kamu minum bagaikan unta yang sangat haus. هٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّيْنِۗ Hāżā nuzuluhum yaumad-dīni. Inilah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan.” نَحْنُ خَلَقْنٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُوْنَ Naḥnu khalaqnākum falau lā tuṣaddiqūna. Kami telah menciptakanmu. Mengapa kamu tidak membenarkan hari Kebangkitan? اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تُمْنُوْنَۗ Afa ra'aitum mā tumnūna. Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu pancarkan sperma? ءَاَنْتُمْ تَخْلُقُوْنَهٗٓ اَمْ نَحْنُ الْخٰلِقُوْنَ A'antum takhluqūnahū am naḥnul-khāliqūna. Apakah kamu yang menciptakannya atau Kami Penciptanya? نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَۙ Naḥnu qaddarnā bainakumul-mauta wa mā naḥnu bimasbūqīna. Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami tidak lemah عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ اَمْثَالَكُمْ وَنُنْشِئَكُمْ فِيْ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ Alā an nubaddila amṡālakum wa nunsyi'akum fī mā lā talamūna. untuk mengubah bentukmu di hari Kiamat dan menciptakanmu kelak dalam keadaan yang tidak kamu ketahui. وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْاَةَ الْاُوْلٰى فَلَوْلَا تَذَكَّرُوْنَ Wa laqad alimtumun-nasy'atal-ūlā falau lā tażakkarūna. Sungguh, kamu benar-benar telah mengetahui penciptaan yang pertama. Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تَحْرُثُوْنَۗ Afara'aitum mā taḥruṡūna. Apakah kamu memperhatikan benih yang kamu tanam? ءَاَنْتُمْ تَزْرَعُوْنَهٗٓ اَمْ نَحْنُ الزّٰرِعُوْنَ A'antum tazraūnahū am naḥnuz-zāriūna. Apakah kamu yang menumbuhkannya atau Kami yang menumbuhkan? لَوْ نَشَاۤءُ لَجَعَلْنٰهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُوْنَۙ Lau nasyā'u lajaalnāhu ḥuṭāman fa ẓaltum tafakkahūna. Seandainya Kami berkehendak, Kami benar-benar menjadikannya hancur sehingga kamu menjadi heran tercengang, اِنَّا لَمُغْرَمُوْنَۙ Innā lamugramūna. sambil berkata, “Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian. بَلْ نَحْنُ مَحْرُوْمُوْنَ Bal naḥnu maḥrūmūna. Bahkan, kami tidak mendapat hasil apa pun.” اَفَرَءَيْتُمُ الْمَاۤءَ الَّذِيْ تَشْرَبُوْنَۗ Afa ra'aitumul-mā'al-lażī tasyrabūna. Apakah kamu memperhatikan air yang kamu minum? ءَاَنْتُمْ اَنْزَلْتُمُوْهُ مِنَ الْمُزْنِ اَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُوْنَ A'antum anzaltumūhu minal-muzni am naḥnul-munzilūna. Apakah kamu yang menurunkannya dari awan atau Kami yang menurunkan? لَوْ نَشَاۤءُ جَعَلْنٰهُ اُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُوْنَ Lau nasyā'u jaalnāhu ujājan falau lā tasykurūna. Seandainya Kami berkehendak, Kami menjadikannya asin. Mengapa kamu tidak bersyukur? اَفَرَءَيْتُمُ النَّارَ الَّتِيْ تُوْرُوْنَۗ Afa ra'aitumun-nāral-latī tūrūna. Apakah kamu memperhatikan api yang kamu nyalakan? ءَاَنْتُمْ اَنْشَأْتُمْ شَجَرَتَهَآ اَمْ نَحْنُ الْمُنْشِـُٔوْنَ A'antum ansya'tum syajaratahā am naḥnul-munsyi'ūna. Apakah kamu yang menumbuhkan kayunya atau Kami yang menumbuhkan? نَحْنُ جَعَلْنٰهَا تَذْكِرَةً وَّمَتَاعًا لِّلْمُقْوِيْنَۚ Naḥnu jaalnāhā tażkirataw wa matāal lil-muqwīna. Kami menjadikannya api itu sebagai peringatan dan manfaat bagi para musafir. فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ ࣖ Fa sabbiḥ bismi rabbikal-aẓīmi. Maka, bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Mahaagung. ۞ فَلَآ اُقْسِمُ بِمَوٰقِعِ النُّجُوْمِ Falā uqsimu bimawāqiin-nujūmi. Aku bersumpah demi tempat beredarnya bintang-bintang. وَاِنَّهٗ لَقَسَمٌ لَّوْ تَعْلَمُوْنَ عَظِيْمٌۙ Wa innahū laqasamul lau talamūna aẓīmun. Sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang sangat besar seandainya kamu mengetahui. اِنَّهٗ لَقُرْاٰنٌ كَرِيْمٌۙ Innahū laqur'ānun karīmun. Sesungguhnya ia benar-benar Al-Qur’an yang sangat mulia, فِيْ كِتٰبٍ مَّكْنُوْنٍۙ Fī kitābim maknūnin. dalam Kitab yang terpelihara. لَّا يَمَسُّهٗٓ اِلَّا الْمُطَهَّرُوْنَۗ Lā yamassuhū illal-muṭahharūna. Tidak ada yang menyentuhnya, kecuali para hamba Allah yang disucikan. تَنْزِيْلٌ مِّنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَ Tanzīlum mir rabbil-ālamīna. Al-Qur’an diturunkan dari Tuhan seluruh alam. اَفَبِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَنْتُمْ مُّدْهِنُوْنَۙ Afa biḥāżal-ḥadīṡi antum mudhinūna. Apakah kamu menganggap remeh berita ini Al-Qur’an وَتَجْعَلُوْنَ رِزْقَكُمْ اَنَّكُمْ تُكَذِّبُوْنَ Wa tajalūna rizqakum annakum tukażżibūna. dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima dari Allah justru untuk mendustakan Al-Qur’an? فَلَوْلَآ اِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُوْمَۙ Falau lā iżā balagatil-ḥulqūma. Kalau begitu, mengapa kamu tidak menahan nyawa ketika telah sampai di kerongkongan, وَاَنْتُمْ حِيْنَىِٕذٍ تَنْظُرُوْنَۙ Wa antum ḥīna'iżin tanẓurūna. padahal kamu ketika itu melihat orang yang sedang sekarat? وَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلٰكِنْ لَّا تُبْصِرُوْنَ Wa naḥnu aqrabu ilaihi minkum wa lākil lā tubṣirūna. Kami lebih dekat kepadanya orang yang sedang sekarat daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat. فَلَوْلَآ اِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِيْنِيْنَۙ Falau lā in kuntum gaira madīnīna. Maka, mengapa jika kamu tidak diberi balasan, تَرْجِعُوْنَهَآ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ Tarjiūnahā in kuntum ṣādiqīna. kamu tidak mengembalikannya nyawa itu jika kamu orang-orang yang benar? فَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَۙ Fa ammā in kāna minal-muqarrabīna. Jika dia orang yang mati itu termasuk yang didekatkan kepada Allah, فَرَوْحٌ وَّرَيْحَانٌ ەۙ وَّجَنَّتُ نَعِيْمٍ Fa rauḥuw wa raiḥānun, wa jannatu naīmin. dia memperoleh ketenteraman, rezeki, dan surga yang penuh kenikmatan. وَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنْ اَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۙ Wa ammā in kāna min aṣḥābil-yamīni. Jika dia termasuk golongan kanan, فَسَلٰمٌ لَّكَ مِنْ اَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۗ Fa salāmul laka min aṣḥābil-yamīni. “Salam bagimu” dari sahabatmu, golongan kanan. وَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِيْنَ الضَّاۤلِّيْنَۙ Wa ammā in kāna minal-mukażżibīnaḍ-ḍāllīna. Jika dia termasuk golongan para pendusta lagi sesat, فَنُزُلٌ مِّنْ حَمِيْمٍۙ Fa nuzulum min ḥamīmin. jamuannya berupa air mendidih وَّتَصْلِيَةُ جَحِيْمٍ Wa taṣliyatu jaḥīmin. dan dibakar oleh neraka Jahim. اِنَّ هٰذَا لَهُوَ حَقُّ الْيَقِيْنِۚ Inna hāżā lahuwal-ḥaqqul-yaqīni. Sesungguhnya ini benar-benar merupakan hakulyakin. فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ ࣖ Fa sabbiḥ bismi rabbikal-aẓīmi. Maka, bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Mahaagung.

download surat al waqiah latin pdf